
WEDA – Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Camping Literasi yang berlangsung di Nusliko Park, Weda, Kamis( 23/01)
Kegiatan yang mengusung tema “Membuka Buku, Memperluas Pikiran, Menulis Masa Depan” ini dihadiri oleh Kepala BKPSDM Halteng Arman Alting selaku Pembina Literasi Halmahera Tengah, Kasat Lantas Polres Halteng IPTU Masqun Abdukish,Kapolsek Weda IPTU Michael Chandra Lobiua, perwakilan Koramil 1512/Weda Sertu Nicolas, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Camat Weda, para kepala desa, serta peserta dan panitia kegiatan.
Wakil Bupati Halteng Ahlan Djumadil menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Camping Literasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang dikemas secara kreatif melalui petualangan alam.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan Camping Literasi ini. Selain belajar, peserta juga mendapatkan pengalaman petualangan alam. Apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia PKBM Were Mandiri dan seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan yang sangat baik ini,” ujarnya.
Ia juga mengaku bangga terhadap inovasi kepemudaan yang dihadirkan melalui gerakan literasi tersebut.
“Saya bangga atas inovasi kepemudaan ini. Gerakan cerdas seperti ini sangat luar biasa dalam membangun kesadaran, terutama bagi generasi muda di Halmahera Tengah,” tambahnya.
Wakil Bupati turut memberikan apresiasi khusus kepada PKBM Were Mandiri yang dinilainya konsisten membantu pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia generasi muda.
“Selama hampir tiga tahun, PKBM Were Mandiri telah membantu pemerintah daerah mengembangkan SDM generasi muda. Sudah empat kali mengirim anak-anak muda ke Kampung Inggris Pare, Jawa Timur, untuk pengembangan potensi SDM, khususnya penguasaan bahasa asing. Ini kontribusi yang sangat luar biasa bagi daerah,” ungkapnya.
Ahlan juga menyampaikan rencana pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali Nusliku Park sebagai ruang kegiatan publik.
“Nusliko Park ini sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan seperti ini. Insyaallah, bersama Bupati, setelah Lebaran Idulfitri nanti, lokasi ini akan kembali dibuka agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.
Lebih lanjut, Ahlan menegaskan bahwa Camping Literasi bukan sekadar perkemahan biasa. “Hari ini kita tidak hanya mendirikan tenda atau menikmati suasana alam, tetapi kita sedang membangun imajinasi, cita-cita, dan semangat menulis. Ini adalah investasi masa depan melalui pembinaan generasi muda,” tegasnya.(tim)





Tinggalkan Balasan