WEDA- Bupati Kabupaten Halteng Ikram M. Sangadji melantik 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Prtama (JPTP) dengan nomor  821. 2/ KEP/267/2026  tentang pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Kabupaten Halteng dan 2 pejabat Administrator dengan nomor 821. 2/KEP/268/20226 tentang pengangkatan Jabatan Administrator di lingkungan Kabupaten Halteng pada  Rabu (6/5) diaula Kantor Bupati Halteng.

 

Diketahui berikut nama-nama 12 JPTP yang baru dilantik yakni Husen Ali jabatan lama  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Halteng jabatan baru menjadi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Dr. Lasamida  Kurupunda  jabatan lama Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan jabatan baru sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan. Rijja Rajana  SKM  jabatan lama Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan jabatan baru Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan.M Fitra U. Ali  jabatan lama plt Kepala Badan Pendapatan Daerah jabatan baru Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Muksin Ibrahim jabatan lama Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) jabatan baru Kepala Dinas Pendidikan.

 

Fauzan Anshari jabatan lama Kepala Bidang Pelatihan, Penempatan dan Pengembangan Kesempatan Kerja, jabatan baru kepala Dinas Naker dan Transmigrasi Kab. Halteng.Adjachar  Lutfi Tutupoho jabatan lama Sekretaris pada Dinas Pertanian jabatan baru Kepala Dinas Pertanian.

 

Abubakar Ibrahim IBRAHIM jabatan lama Kepala Bagian Administrasi Pembangunan jabatan baru Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga. M Taher Mujuddin jabatan lama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, jabatan baru Kepala Dinas Kebudayaan.

 

Sedangkan 2 jabatan Administrator yakni Hulida Husein  jabatan lama Kepala Bagian Ekonomi dan SDA jabatan baru Kepala Bagian Administrasi Pembangunan. Tarmudzi Ismail jabatan lama Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Halteng jabatan baru Kepala Bagian Ekonomi dan SDA.

 

Selanjutnya Bupati Halteng Ikram M. Sangadji mengatakan, hari ini menjadi momentum dalam penerapan sistem merit, dilingkungan Kabupaten Halteng melalui sistem manajemen talenta.

 

“Pengisian jabatan saat ini yang kita laksanakan berbasis pertimbangan subjektif, tetapi dilakukan melalui proses yang terukur dan berbasis pada kompetensi , kualifikasi serta kinerja,”ungkapnya.

 

Kata Ikram, manajemen talenta bukan sekedar konsep adminitratif melainkan sebuah strategi untuk memastikan bahwa setiap jabatan yang disi owlh setiap individu yang memiliki potensi dan kapasitas untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Dengan pendekatan ini, kita ingin memastikan bahwa birokrasi semakin profesional adaptif dan berorientasi pada pada hasil,”pungkasnya (tim)