WEDA- Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, melaksanakan uji coba pengoperasian Water Treatment Plant (WTP) Fidi Jaya di Kota Weda, Sabtu (9/5).

 

Pengoperasian fasilitas pengolahan air bersih ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Daerah menjawab persoalan kebutuhan air bersih masyarakat yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu problem dasar pelayanan publik di wilayah Weda dan sekitarnya.

 

WTP Fidi Jaya merupakan salah satu proyek strategis daerah hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama PT. IWIP sebagai bentuk sinergi pembangunan daerah dan tanggung jawab sosial industri terhadap kebutuhan dasar masyarakat

 

Bupati Halteng Ikram M.Sangadji menyampaikan keberadaan WTP ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya di Kota Weda.

 

“Kebutuhan air bersih merupakan persoalan mendasar yang telah lama dirasakan masyarakat. Dengan mulai dioperasikannya WTP Fidi Jaya ini, Pemerintah Daerah berharap kebutuhan air bersih masyarakat Kota Weda dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Kata Ikram, Pemerintah Daerah menargetkan pengembangan jaringan distribusi air bersih ke depan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas hingga Kecamatan Weda Selatan.

 

“Pembangunan WTP Fidi Jaya sendiri merupakan hasil proses panjang kerja sama antara Pemerintah Daerah dan pihak industri,”jelasnya.

 

Menurutnya, komitmen pembangunan infrastruktur air bersih tersebut sebelumnya ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan PT IWIP pada September 2023 sebagai bagian dari dukungan pembangunan pelayanan dasar masyarakat di kawasan lingkar industri.

 

“Tahapan pembangunan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Water Intake dan Water Treatment Plant (WTP) di Desa Fidi Jaya pada 1 November 2023,”terangnya

 

Kata Ikram, pembangunan tersebut menjadi simbol dimulainya proyek infrastruktur air bersih yang diproyeksikan mampu menjawab persoalan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Weda yang selama ini belum tertangani secara optimal.

 

”Pembangunan WTP dan Water Intake ini dibiayai penuh oleh PT. IWIP dan fasilitas ini akan diserahkan pengelolaannya ke Pemerintah Daerah melalui PDAM,”katanya.

 

Ikram menegaskan pembangunan sektor infrastruktur dasar harus berjalan seiring dengan pertumbuhan investasi dan industrialisasi di Halmahera Tengah.

“Kehadiran WTP Fidi Jaya diharapkan menjadi bukti nyata bahwa pertumbuhan industri juga harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,”ungkapnya.

 

Ikram menambahkan, fasilitas WTP sebagai salah satu instalasi pengolahan air terbesar di Provinsi Maluku Utara dengan kapasitas yang diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Weda secara berkelanjutan.

 

Uji coba pengoperasian ini menjadi bagian penting dari tahapan akhir sebelum layanan distribusi air bersih dilakukan secara optimal kepada masyarakat.

 

“Pemerintah Daerah bersama seluruh pihak terkait akan terus melakukan evaluasi teknis dan penyempurnaan sistem agar kualitas layanan air bersih dapat memenuhi standar kebutuhan masyarakat,”imbuhnya.

 

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan WTP Fidi Jaya, khususnya PT IWIP, PLN, serta seluruh tenaga teknis dan masyarakat yang turut mengawal proses pembangunan hingga tahap pengoperasian.

 

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah optimistis pembangunan infrastruktur dasar akan semakin memperkuat kualitas hidup masyarakat dan mendorong pertumbuhan kawasan perkotaan Weda secara lebih sehat, layak, dan berkelanjutan,”pungkasnya ( tim)