WEDA- Usaha tambak garam di desa Umiyal Pulau Yoi Kecamatan Pulau Gebe yang sukses dikelola oleh Kelompok Demplot Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Desa Umiyal,mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Pulau Gebe.

Muna Muhammad dalam pandangannya menyatakan  Pulau Gebe yang selama ini menjadi icon industri ekstraktif di Maluku Utara sejak kurang lebih 45 tahun lalu, mampu membuat terobosan luar biasa dengan menjadikan Desa Umiyal di Pulau Yoi desa garam pertama di Maluku Utara.

“Tokoh sentral penggerak yang patut diacungi jempol dan penghargaan yang tinggi atas keberhasilan tambak garam di Umiyal, adalah bang Subhan Somola, tokoh muda luar biasa yang dimiliki Pemda Halteng,”ungkapnya.

Kata Muna, pak Subhan merupakan seorang PNS pemberdaya yang penuh dedikasi dan tak kenal lelah yang selama ini terus mendampingi bapak Buhari Gasim Kades Umiyal dan masyarakat di Pulau Yoi untuk bergerak mewujudkan berbagai gagasan dan ide bagi kemajuan Desa Umiyal.

Sementara Naryo, seorang pemuda Pulau Yoi saat ditemui awak media di Kota Weda menjelaskan  tanpa kehadiran Bapakak Subhan Somola di Pulau Yoi, tidak ada yang bisa berpikir membuat garam seperti saat ini.

” Saya pribadi sangat kagum dan bangga memiliki ASN seperti pak Subhan, orangnya sangat terbuka dan suka mendorong kami untuk terus bergerak belajar dan menimba pengalaman dari berbagai kesempatan untuk dibawa pulang ke Yoi,”jelasnya.

Kata Naryo, beliau beda dengan semua PNS yang pernah pihaknya temui selama ini. kerja nyata di lapangan itu sudah gayanya bang ubhan yang selama ini saya kenal.

“Kami seluruh pemuda Desa Umiyal sangat berterima kasih buat bang Ubhan sapaannya, sebab sudah mau datang ke pulau Gebe yang jauh ini berkali-kali untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat berharga ini bagi keluarga besar di Yoi maupun Gebe,”terangnya.

Naryo menambahkan, tidak hanya tambak garam,  terdapat produk sagu lempeng Umera yang dikemas di karton, kolam pemandian Wafasyoi di Sanafi dan banyak lagi di Desa-desa lain di penjuru Halmahera Tengah yang salut atas kerja keras  pak Subhan.

“Harapan kami, semoga bang Ubhan tetap sehat dan bisa terus berbagi ilmu serta mendampingi Desa-desa  yang memiliki potensi yang dapat dikembangkan meskipun nanti sudah jadi orang besar di daerah ini suatu saat,”tutupnya.(tim)