
WEDA- Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) terjadi di Kecamatan Weda Tengah pada Senin (5/10/2026). Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Halteng Jumain Idris mengatakan, pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat Weda Tenga terkait kebakaran yang terjadi di seputaran gunung Tabalik sekitar pukul 19.17 WIT.
“Peristiwa ini kami terjunkan tim berjumlah sekitar 24 personil yang bertolak dari Weda dan tiba dilokasi sekitar pukul 20.19 WIT,”ungkapnya.
Jumain menambahkan, dalam melakukan pemadaman tim Damkar Halteng bersama TNI – POLRI beserta tim Departemen Fire Rescue PT Iwip. Menurutnya, kendala yang di hadapi ketika melakukan pemadaman api yakni medan yang berat seperti lokasi titik api yang berada di daerah terjal sehingga sulit dijangkau oleh tim. Udara kering dan angin kencang hingga mempercepat pergerakan api dan memperluas area terbakar. Serta kekeringan sumber air atau sumber air berjarak sangat jauh dari Tempat Kejadian Perkara(TKP), namun dengan usaha yang keras api berhasil dipadamkan.
“Kami ucapakan terima dan apresiasi kami kepada seluruh tim Pemadam Kebakaran serta jajaran stakeholders yakni TNI-POLRI dan tim Rescue dari PT IWIP atas kerja keras serta aksi cepat tanggap yang luar biasa dalam penanganan karhutla, keberanian dann profesionalisme dilapangan sangat berarti bagi keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan,”tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuka lahan perkebunan/pertanian dengan cara membakar.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan di area yang mudah terbakar dan segera lapor kepada pihak berwenang atau pemadam kebakaran jika melihat titik api atau asap mencurigakan,”pungkasnya.(tim)





Tinggalkan Balasan