
LABUHA- Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan pembangunan jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Desa Cango, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, berjalan sesuai rencana.
Bahkan, hingga pekan ke-20 pelaksanaan, progres fisik proyek tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, meninjau langsung lokasi pembangunan pada Selasa, (21/07/2026).
Dalam kunjungan itu, ia didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Maluku Utara, Chairil Marasabessy.
Di lokasi, Wakil Gubenur Maluku Utara Sarbin Sehe memantau perkembangan pekerjaan sekaligus berdiskusi dengan PPK, konsultan pengawas, dan pelaksana proyek terkait tahapan pekerjaan serta kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.
Berdasarkan hasil peninjauan, Sarbin menilai pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Ia pun meminta agar seluruh pekerjaan terus dipercepat sehingga dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
“Saya berharap pekerjaan ini secepatnya diselesaikan. Progresnya sudah bagus dan saya melihat di lokasi tidak ada kendala apa-apa,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Maluku Utara, Chairil Marasabessy menjelaskan pembangunan Jembatan Ake Busale merupakan bagian dari paket pekerjaan ruas Jalan Saketa–Dehepodo yang dibiayai melalui APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2026.
Ia mengatakan, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Wosso Mobon berdasarkan kontrak Nomor 600.630/SP/DPUPR-MU/APBD/PPK-BM.XX/FSK.01/2026, dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 6 Maret 2026 dan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender.
Hingga periode 17–21 Juli 2026 atau minggu ke-20 pelaksanaan, progres fisik proyek telah mencapai 57,70 persen, melampaui target rencana sebesar 55,72 persen. Dengan demikian, capaian pekerjaan lebih cepat 1,98 persen dari jadwal yang telah ditetapkan.
Saat ini, lanjut dia, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pembesian dan pengecoran abutment serta wing wall yang menjadi bagian penting dari struktur utama jembatan.
Chairil menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak.
“Kami optimistis pekerjaan ini akan selesai sesuai jadwal kontrak yang telah ditetapkan,” pungkasnya.(tim)





Tinggalkan Balasan